Desa Panda menjadi Tempat Gelar Temu Penguatan Anak dan Keluarga wilayah Kecamatan Palibelo oleh PSMP Paramita Mataram Tahun 2017

panda-bima.desa.id Tepak (Temu Penguatan Anak dan Keluarga) dilakukan sebanyak dua kali pertemuan, Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan TEPAK (Temu Penguatan Anak dan Keluarga) yang dipusatkan di Kantor Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Provinsi NTB, Jumat (7/7/2017) yang diisi oleh anak-anak usia dini, dan selanjutnya pada Sabtu, 08/7/2017 diikuti oleh anak-anak dan orang tua (ibu-ibu dan bapak-bapak).

Materi yang disampaikan narasumber direspon positif oleh peserta Anak-anak, yang diikuti oleh pelajar, dan anak-anak putus sekolah terlihat sangat antusias. Namun indikasi ini tidak terlihat dari sekian banyaknya peserta yang tidak berani bertanya tetapi ingin tahu lebih jauh seputar materi yang disampaikan nara sumber tentang dunia yang penuh dengan teknologi canggih. Bahkan pemateri kekurangan waktu untuk menjawab dan menjelaskan sampai pada akhirnya pertanyaan-pertanyaan pun muncul diajukan peserta.

Begitu juga di pada pertemuan kedua sabtu, 08/07/2017, yang dikuti orang tua, ibu-ibu rumah tangga, dll. Para peserta juga tidak mau kalah dengan anak-anak pada sehari sebelumnya, para orangtua menanyakan seputar perlindungan, hak hak anak serta sanksi bagi yang menelantarkan anak.

Sementara itu Bapak Kepala Desa Panda Yusuf Ahmad menjelaskan, kegiatan penguatan anak dan keluarga ini bertujuan memberikan bekal tambahan ilmu kepada anak dan keluarga untuk meningkatkan kualitas diri dan kesadaran bagi anak-anak dan orang tua.

Selama mengikuti kegiatan Temu Penguatan Anak dan Keluarga peserta akan menerima materi meliputi Jaga Kebersihan dan Pola Hidup Sehat, Hindari Narkoba dan Pergaulan Bebas, Potensi dan Pengembangan diri, Jaga Kehormatan dan Hindari Tindakan Amoral, Berbakti pada Orang Tua Sayang dengan Sesama.

Untuk Orang tua materi yang akan diterima meliputi mendidik Generasi Berkualitas, Kewajiban Menjaga Anak dan Keluarga, Undang-undang Perlindungan Anak, Pemenuhian Kebutuuhan Dasar Anak, Hidnari Tindakan Kekeraan Dalam Rumah Tangga.

Dari Nara Sumber Agnes Rosalia sekaligus penanggung jawab program ini, yang akan menyampaikan materi meliputi, orang tua untuk menjaga dan mendidik anak sangat penting dalam keluarga, “Melihat dengan perkembangan jaman dewasa ini tidak sedikit kita mengetahui remaja penerus bangsa hancur akibat adanya meminum-minuman keras, narkoba, terlibat tawuran dan kenakalan seperti curanmor bahkan pembunuhan. Dari semua jenis kejahatan tersebut didominasi oleh para remaja,” Sehingga lewat program ini mari kita bersinergi memberikan pelayanan rehabilitas sosial yang bersifat preventif akuratif dan rehabilitatif dalam bentuk bimbingan fisik, mental sosial dan pelatihan keterampilan, ujarnya

 

 

 

Orang Tua tampak antusias dalam mengikuti program Tepak
Anak-anak tampak antusias dalam mengikuti program Tepak
Nara Sumber Memberikan pencerahan dan penjelasan terkait tujuan dari Program TEPAK
keikutsertaan anak-anak dan orang dalam pelaksanaan program TEPAK

Remaja Masjid Nurul Hidayah Oi Niu, menggelar Kegiatan Festival Anak Soleh (FAS)

panda-bima.desa.id Sebanyak +  40 santri se desa Panda mengikuti kegiatan Festival Anak Sholeh (FAS) Tingkat Desa Panda tahun 2017 Sabtu, (17/06/2017)  bertempat di Masjid Nurul Hidayah dusun Oi Niu.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Panda, Yusuf Ahmad dan  dihadiri oleh Jajaran staf desa, sejumlah kadus di Lingkungan Pemerintah desa Panda, ketua RT/RW, Ketua PHBI desa Panda, dan Tokoh Agama tokoh Masyarakat, Pemuda dan ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan FAS terselenggarakan atas kerjasama Pemerintah desa dengan Remaja Masjid Nnurul Hidayah.

Kepala Desa Panda, Yusuf Ahmad dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanaman sikap mental yang baik kepada anak merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam rangka membentuk generasi yang mempunyai sikap mental yang profesional untuk menjadi panutan serta tulang punggung bangsa dan negara.

”Pada kesempatan ini saya titip kepada para orang tua untuk memberikan edukasi yang benar bagi anak-anak agar menjadi panutan dan bekal yang benar bagi kehidupannya kelak sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, menjadi pemimpin-pemimpin yang mempunyai karakter dan integritas tinggi yang dibutuhkan oleh desa Panda.” tegas Kades.

Kegiatan Festival Anak Sholeh (FAS) adalah wujud nyata membentuk karakter anak sholeh, dimulai dari usia dini dengan penanaman pengetahuan Islami maupun umum, pendidikan akhlak, kedisilinan, keberanian, dan juga sikap sportifitas. FAS tidak hanya sekedar mencari pemenang, tetapi lebih dari itu sebagai wahana membangkitkan potensi dan kreatifitas anak dengan memotivasi untuk mengembangkan diri dengan kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

Acara yang berlangsung sehari ini merupakan ajang media evaluasi santri di desa Panda, selanjutnya akan menjadi umpan balik perbaikan karakter religius, selain itu juga merupakan salah satu upaya meningkatkan fungsi dan peran TPQ di desa Panda.

“Festival Anak Sholeh (FAS) jangan cuma ceremonial saja tetapi untuk betul-betul di jadikan ajang karakter building dan silaturohmi orangtua dan anak sekaligus unjuk kebolehan, ajang kreatifitas dan bakat anak-anak muslim, yang didesain dalam bentuk aneka lomba dan keterampilan yang bernuansa islami,” imbuh kades.

Adapun beberapa lomba anatara lain untuk TA (Tingkat anak anak) di gelar lomba mewarnai gambar sampai hafalan Al-quran, sedang TPA/TPQ (Taman Pendidikan Al Qur’an) di gelar lomba Cerdas Cermat Al Qur’an, Adzan dan Iqomat dan pidato bahasa Indonesia.

Peserta tingkat anak anak
ibu-ibu yang turut memeriahkan pelaksanaan kegiatan